Langsung ke konten utama

Kinematika Gerak Lurus dan Pembahasannya

Berikut adalah contoh soal fisika tentang kinematika gerak lurus, ada 15 soal pilihan ganda dan tentunya sudah disertai dengan pembahasannya . Beberapa sub materi tentang kinematika gerak lurus antara lain : contoh soal gerak lurus beraturan dan contoh soal tentang gerak lurus berubah beraturan yang disajikan dalam beberapa jenis soal seperti grafik, soal cerita, dan data percobaan. Soal-soal di bawah ini di ambil dari beberapa sumber yakni : soal ujian nasional (UN), soal SBMPTN, serta dari buku-buku soal yang relevan. Selamat menikmati.

Video Materi & Soal  Pembahasa  GLB  dan GLBB



Resume  kinematika gerak lurus

https://drive.google.com/file/d/1jryLK6A07-p6NVvmfrke8uH55HS0BP_h/view?usp=sharing


Soal nomor 1 (UN 2017)
(gerak lurus berubah beraturan - grafik)
Sebuah mobil mula-mula bergerak lurus dengan kecepatan konstan 72 km.jam-1 selama 20 sekon kemudian dipercepat dengan percepatan 3 ms-2 selama 10 sekon dan diperlambat dengan perlambatan 5 ms-2 hingga mobil berhenti. Bentuk grafik kecepatan (v) terhadap waktu (t) perjalanan mobil tersebut adalah ....

Kunci jawaban : “B”
Pembahasan :
Berdasarkan soal, ada tiga gerakan yang terjadi
Gerak pertama
Bergerak kecepatan konstan
v = 72 km/jm = 20 m/s
t = 20 s
(semua grafik benar)
Gerak kedua
Kecepatan setelah dipercepat 3 m/s2 selama 10 s
v = v0 + at
v = 20 + 3 . 10
v = 50 m/s
(perhatikan grafik A dan B)
Gerak ketiga
Mobil diperlambat 5 m/s2 hingga berhenti (v = 0)
v = v0 – at
0 = 50 – 5 . t
5t = 50
t = 10 s
(perhatikan grafik B)

Soal nomor 2 (UN 2017)
(gerak lurus berubah beraturan – data percobaan)
Perhatikan tabel data kecepatan dari tiga benda yang bergerak lurus berikut!
Waktu
Kecepatan
Benda A
Benda B
Benda C
t (s)
v (m.s-1)
v (m.s-1)
v (m.s-1)
2
3
5
6
4
14
9
10
6
25
13
15
Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa benda yang mengalami percepatan terbesar dalam selang waktu tertentu adalah ....
A. benda A untuk t = 2 s sampai t = 4 s
B. benda B untuk t = 2 s sampai t = 4 s
C. benda B untuk t = 4 s sampai t = 6 s
D. benda C untuk t = 2 s sampai t = 4 s
E. benda C untuk t = 4 s sampai t = 6 s
Kunci jawaban : “A”
Pembahasan :
Tips:
Selang waktu pada tabel data di atas sama semua yakni 2 s, sehingga untuk menentukan percepatan hanya diperhatikan perubahan kecepatannya (a = Î”v/Δt).
Selang Waktu
Perubahan Kecepatan
Benda A
Benda B
Benda C
t (s)
v (m.s-1)
v (m.s-1)
v (m.s-1)
2 – 4
11
4
4
4 – 6
11
4
5

Soal nomor 3 (UN 2018)
(gerak lurus beraturan - aplikasi)
Sebuah mobil balap A sedang mengejar mobil balap B dengan kelajuan konstan 60 m/s. mobil balap A tertinggal dari mobil balap B sejauh 600 m di lintasan lurus. Ketika itu mobil balap B melaju dengan kelajuan konstan 30 m/s, maka waktu yang dibutuhkan untuk menyusul mobil balap B adalah ....
A. 36 sekon
B. 30 sekon
C. 24 sekon
D. 20 sekon
E. 12 sekon
Kunci jawaban : “D”
Pembahasan :
Ilustrasi soal
 SA = SB + 600
V. tA = V. tB + 600 (waktu tempuh kedua mobil balap sama tA = tB = t)
60t = 30t + 600
2t = t + 20 (semua suku dibagi dengan 30)
t = 20 s

Soal nomor 4 (UN 2018)
(gerak lurus berubah beraturan dan gerak lurus beraturan - aplikasi)
Mobil polisi mula-mula diam, kemudian melaju dengan percepatan 4 m.s-2 akan menangkap sepeda motor pencuri yang berada di depannya sejauh 300 m. Sepeda motor pencuri bergerak dengan kelajuan konstan sebesar 25 m.s-1, maka polisi akan berhasil mengejar pencuri dalam selang waktu ....
A. 7,5 s
B. 10,0 s
C. 17,5 s
D. 20,0 s
E. 30,0 s
Kunci jawaban : “D”
Pembahasan :
Visualisasi soal :
 Sm = 300 + Sp
v0 t + ½ a t2 = 300 + vp t
0 + ½ 4 t2 = 300 + 25 t
2t2 – 25 t – 300 = 0
(2t – 40) (t + 7,5) = 0 (ambil yang t bernilai positif)
2t = 40
t = 20 s

Soal nomor 5 (UN 2019)
(gerak lurus berubah beraturan - grafik)
Berikut adalah grafik hubungan kecepatan (v) terhadap waktu (t) dua mobil A dan B yang bergerak dari posisi dan lintasan yang sama


Dari pernyataan-pernyataan berikut:
(1) mobil A dan B sama-sama berhenti pada detik ke-60
(2) percepatan mobil A lebih besar dibanding percepatan mobil B
(3) mobil A menempuh perjalanan lebih dekat daripada mobil B
(4) mobil A dan B bertemu setalah bergerak 40 sekon

Pernyataan yang benar berkaitan dengan grafik di atas ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)
Kunci jawaban : “C”
Pembahasan :
Jurus jitu :
Pada grafik hubungan kecepatan terhadap waktu (v – t), berlaku percepatan (a) adalah gradien dari grafik tersebut (ingat materi persamaan garis pada matematika). Sehingga semakin curam grafiknya, maka percepatan benda semakin besar.
Pernyataan 2 (benar)
Grafik mobil A lebih curam daripada grafik mobil B, sehingga percepatan mobil A lebih besar daripada percepatan mobil B (aA > aB)
Pernyataan 3 (benar)
Jarak tempuh pada grafik kecepatan terhadap waktu (v – t) sama dengan luas daerah di bawah grafik
SA = ½ . 40 . 60 (luas segitiga)
S= 1200 m
SB = ½ (36 + 60) . 40 (luas trapesium)
SB = ½ . 96 . 40
SB = 1920 m

Soal nomor 6
(gerak lurus berubah beraturan - aplikasi)
Seorang sopir sedang mengendarai sebuah mobil yang bergerak dengan kecepatan tetap 25 m/s. ketika sopir melihat seorang anak yang tiba-tiba menyeberang jalan, diperlukan 0,10 s bagi sopir untuk bereaksi dan mengerem. Akibatnya, mobil melambat dengan percepatan tetap 5,0 m/s2 dan berhenti. Jarak total yang ditempuh mobil tersebut sejak sopir melihat anak menyeberang hingga berhenti adalah ....
A. 11,00 m
B. 37,00 m
C. 38,25 m
D. 48,00 m
E. 65,00 m
Kunci jawaban : “E”
Pembahasan :
Ada dua gerakan yang dilakukan mobil
Gerakan pertama
Gerakan saat sopir melihat anak sampai menginjak rem (waktu responnya 0,10 s)
s1 = v . t
s= 25 . 0,1
s= 2,5 m
Gerakan kedua
Gerakan mobil saat mulai di rem hingga berhenti (perlambatan 5 m/s2)
v2 = v02 – 2as2
0 = 252 – 2 . 5 s2
10 s2 = 625
s= 62,5 m
sehingga jarak total yang ditempuh mobil
stot = s1 + s2
stot = 2,5 + 62,5
stot = 65,00 m

Soal nomor 7 (TO UN 2018 Jakarta)
(gerak lurus berubah beraturan - aplikasi)
Pada lintasan yang lurus dan panjang, 2 buah sepeda, A dan B di kayuh ke arah yang sama. Sepeda A mulai dari titik S bergerak dari keadaan diam dengan percepatan tetap 2 m.s-2. Sepeda B melintas titik S dalam waktu yang bersamaan dengan sepeda A, namun dengan kecepatan tetap 8 m.s-1. Setelah bergerak selama 10 s sejak melintasi S, jarak antara sepeda A dan B adalah ....
A. 20 m
B. 50 m
C. 60 m
D. 80 m
E. 100 m
Kunci jawaban : “A”
Pembahasan :
Sepeda A bergerak dipercepat, sedangkan sepeda B bergerak dengan kecepatan konstan. dalam waktu yang sama
s– s­B = ( ½ aA . t2) – (vB . t)
s– s­B = ( ½ 2 . 102) – (8 . 10)
s– s­B = 100 – 80
s– s­B = 20 m

Soal nomor 8
(gerak lurus beraturan - aplikasi)
Seekor lalat terbang ke Barat dengan kecepatan 15 m/s selama 15 sekon, kemudian kembali ke Timur dengan kecepatan 8 m/s selama 8 sekon. Kecepatan rata-rata dan kelajuan rata-rata lalat tersebut berturut-turut adalah ....
A. 7 m/s dan 12,56 m/s
B. 12,56 m/s dan 7 m/s
C. 7 m/s dan 11,5 m/s
D. 11,5 m/s dan 7 m/s
E. 12,56 m/s dan 11,5 m/s
Kunci jawaban : “A”
Pembahasan :
Ilustrasi soal
Jarak yang ditempuh pada gerakan pertama (ke barat)
s= v1 . t1 = 15 . 15 = 225 m
jarak yang ditempuh pada gerakan kedua (ketimur)
s= v2 . t2 = 8 . 8 = 64 m

Perbedaan antara kecepatan rata-rata dan kelajuan rata-rata

Soal nomor 9
(gerak lurus berubah beraturan - grafik)
Sebuah kereta mainan melaju pada lintasan lurus mengikuti kecepatan seperti pada gambar. Pernyataan yang benar adalah ....
A. kereta berbalik arah di t = 4 detik
B. perpindahan kereta pada selang waktu 0 ⩽ t ⩽ 8 detik adalah 120 m
C. jarak yang ditempuh kereta selang waktu 0 ⩽ t ⩽ 8 detik adalah 80 m
D. percepatan benda pada t = 6 detik adalah 0 m/s2
E. percepatan rata-rata kereta pada selang waktu 0 ⩽ t ⩽ 8 detik adalah -5 m/s2
Kunci jawaban :
Pembahasan :
Kereta berhenti sejenak kemudian berbalik arah pada saat t = 6s (kecepatan sama dengan nol, dan bergerak ke arah sumbu negatif) pilihan A salah
Jarak yang di tempuh dari 0 – 6 s (berada di sumbu x positif atau anggap ke kanan)
s= ½ (4+6) . 20 (luas trapesium)
s= 100 m
Jarak yang di tempuh dari 6 – 8 s (berada di sumbu x negatif atau anggap ke kiri)
s= ½ 2 . 20 (luas segitiga)
s= 20 m
perpindahan
s = s1 – s2
s = 100 – 20
s = 80 cm (pilihan B salah)
jarak
s = s1 + s2
s = 100 + 20
s = 120 cm (pilihan C salah)
Karena pada saat t = 6s benda berhenti, maka percepatan kereta sama dengan nol pilihan D benar

Soal nomor 10 (SBMPTN 2015 TKD SAINTEK kode 502)
(gerak lurus berubah beraturan - grafik)
 Kecepatan benda yang bergerak sebagai fungsi waktu ditunjukkan pada gambar. Pada selang waktu tA – tBbenda adalah ....
A. bergerak dengan percepatan berubah
B. bergerak dengan kecepatan konstan
C. berhenti sementara
D. bergerak dipercepat
E. bergerak diperlambat
Kunci jawaban : “E”
Pembahasan :
Perhatikan gambar berikut!
 Kecepatan dari tA ke tsemakin mendekati sumbu x artinya benda bergerak diperlambat. Grafik di bawah sumbu x menunjukkan arahnya berlawanan dengan grafik di atas sumbu x

Soal nomor 11
(gerak lurus berubah beraturan - aplikasi)
Besar kecepatan suatu partikel mengalami perlambatan konstan ternyata berubah dari 30 m/s menjadi 15 m/s setelah menempuh jarak sejauh 75 m. Partikel tersebut akan berhenti setelah menempuh lagi jarak sejauh ....
A. 15 m
B. 20 m
C. 25 m
D. 30 m
E. 50 m
Kunci jawaban : “C”
Pembahasan :
Ilustrasi soal
 Pada gerak di atas, perlambatan yang dialami benda konstan dari posisi A hingga C (berhenti). Sehingga
 Sehingga untuk gerak dari A – B dan B – C berlaku

Soal   nomor 12
(gerak lurus berubah beraturan - aplikasi)
Sebuah mobil bergerak lurus dari keadaan diam dengan percepatan 5 m/s2. Mobil tersebut kemudian bergerak dengan kecepatan konstan. setelah beberapa saat mobil mulai diperlambat 5 m/s2 hingga berhenti. Bila kecepatan rata-rata mobil adalah 20 m/s dan waktu total untuk bergerak 25 detik maka mobil tadi bergerak dengan kecepatan tetap selama ... detik
A. 20
B. 18
C. 15
D. 10
E. 5
Kunci jawaban : “C”
Pembahasan :
Ilustrasi soal
 stot = Î”v . Î”t
stot = 20 . 25
stot = 500 m

ttot = t1 + t+ t3
25 = 2t + t2
t = (25 – t2)/2 ... (1)

gerak A – B
vB = v+ at
v = 5t ... (2)
perhatikan bahwa gerak besaran-besaran dari A – B sama dengan gerak dari C – D, sehingga dapat dikatakan bahwa s1 = s3 = s dan t1 = t3 = t
Soal nomor 13
(gerak lurus beraturan – aplikasi)
Sebuah perahu motor menyeberangi sungai dengan arah perahu tegak lurus terhadap arus sungai. Kecepatan perahu motor dan kecepatan arus sungai berturut-turut 0,4 m/s dan 0,3 m/s. bila lebar sungai 60 m, maka perahu mencapai seberang dalam waktu ....
A. 120 sekon
B. 150 sekon
C. 200 sekon
D. 300 sekon
E. 400 sekon
Kunci jawaban : “C”
Pembahasan :
Ilustrasi soal
Perhatikan konsepnya
Jurus jitu
 Jika yang ditanyakan jarak pada sumbu y maka, memakai kecepatan pada sumbu y

Pada soal, karna yang ditanyakan adalah waktu untuk menyeberang sehingga jarak yang dimaksud adalah lebar sungai, maka
t = lebar / vp
t = 60 / 0,2
t = 200 s

Soal nomor 14
(gerak lurus berubah beraturan - aplikasi)
Pada waktu bersamaan dua buah bola dilempar ke atas masing-masing dengan kelajuan v1 = 10 m/s (bola I) dan v2 = 20 m/s (bola II). Jarak antara kedua bola pada saat bola satu mencapai titik tertinggi adalah ....
A. 30 m
B. 25 m
C. 20 m
D. 15 m
E. 10 m
Kunci jawaban : “E”
Pembahasan :
Bola pertama mencapai titik tertinggi ketika (v = 0) dalam waktu
v = v0 – gt
0 = 10 – 10 t
1 s= t
Jarak antara kedua bola
h– h2 = (v01.t -  ½ gt2) - (v02.t -  ½ gt2)
h– h2 = v01.t -  ½ gt2 - v02.t +  ½ gt2
h– h2 = v01.t - v02.t
h– h2 = (10 – 20) 1
h– h2 = -10m

Soal nomor 15
(gerak lurus berubah beraturan -aplikasi )
Bola A dilepaskan dari ketinggian h di atas permukaan tanah. Bersamaan dengan pelepasan bola A, benda B diberi kecepatan vertikal ke atas sebesar v dari permukaan tanah. Percepatan gravitasi g agar A dan B mencapai tanah pada saat yang sama harus memenuhi hubungan ....
kunci jawaban : “B”
pembahasan :
bola A
hA = v01.t + ½ gt2
h = ½ gt2
t = 2h/g

bola B
vB = voB – gt
0 = voB – gt
gt = voB
t = voB / g

waktu untuk bola A menyentuh tanah sama dengan waktu untuk bola B menyentuh tanah
t = t
2h/g = voB / g
2h/g = (voB / g)2
h = vo2 / 2g

Demikian contoh soal fisika kelas 10 tentang kinematika gerak lurus (gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan), semoga memberikan manfaat 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh soal hukum Kepler & pembahasannya + jawaban

Postingan ini membahas contoh soal hukum Kepler yang disertai pembahasannya atau penyelesaiannya + jawaban. Lalu apa itu hukum Kepler ?. Johanes Kepler (1571 – 1630) telah berhasil menjelaskan secara rinci mengenai gerak planet disekitar matahari. Kepler mengemukakan 3 hukum yang berhubungan dengan peredaran planet terhadap matahari yang disebut dengan hukum 1 Kepler, hukum 2 Kepler dan hukum 3 Kepler. Hukum 1 Kepler menyatakan “ Setiap planet bergerak mengitari matahari dengan lintarasan berbentuk elips, matahari berada pada salah satu titik fokusnya “. Hukum 2 Kepler berbunyi “ Suatu garis khayal yang menghubungkan matahari dengan planet menyapu daerah yang luasnya sama dalam selang waktu yang sama “. Hukum 1 dan 2 Kepler jika digambarkan sebagai berikut. Hukum 1 dan 2 Kepler Dan hukum 3 Kepler menyatakan “ Perbandingan kuadrat periode planet mengitari matahari terhadap pangkat tiga jarak rata-rata planet ke matahari adalah sama untuk semua planet “. Secara matematis hukum 3 Kepler d...

Latihan soal dan pembahasan : vektor

  Vektor, materi ini adalah materi dasar yang sangat penting di fisika. Besaran vektor akan sering ditemui dalam berbagai bab yang lain, latihan soal berserta pembahasannya secara lengkap dan terperinci terkait tentang materi vektor yang bisa digunakan untuk pendalaman materi atau soal-soal ulangan harian. Soal pilihan ganda Soal nomor 1 Gambar di bawah ini merupakan penjumlahan vektor secara segitiga Gambar yang resultan vektornya sama dengan nol adalah .... A. (1) B. (2) C. (3) D. (4) E. (5) Kunci jawaban : “E” pembahasan soal nomor 1 :  Perhatikan tanda panah masing-masing gambar, hanya gambar “E” yang arah panahnya berkelanjutan (pangkal panah disusul kemudian arah panah) hal ini menunjukkan bahwa tidak ada resultan gaya pada gambar tersebut. Resultan gaya biasanya ditunjukkan oleh gambar ketika ada dua arah panah bertemu pada satu titik Soal nomor 2 Sebuah benda bergerak dari titik P ke Q dan berhenti di titik R, gambar yang menunjukkan benda berpindah sejauh 13 satuan ad...

KEGIATAN PEMBELAJARAN 3 PENERAPAN HUKUM NEWTON

  KEGIATAN PEMBELAJARAN 3 PENERAPAN HUKUM NEWTON   A. Tujuan Pembelajaran Setelah kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat: 1.        menggunakan hukum-hukum Newton tentang gerak dalam menyeleasaikan permasalahan gerak benda; dan 2.        menerapkan konsep hukum-hukum Newton tentang gerak dalam kehidupan sehari-hari.   B. Uraian Materi   Pada kegiatan pembelajaran 3 ini, ananda harus memahami konsep hukum-hukum Newton tentang gerak benda dan berbagai jenis gaya yang sudah ananda pelajari pada kegiatan pembelajaran 1 dan 2 sebelumnya. Di kegiatan pembelajaran 3 ini kita mengkolaborasi pemahaman yang sudah ananda dapatkan sebelumnya dalam bentuk berbagai permasalahan/kasus pada benda yang bergerak lurus.   1. Berat benda ketika berada di elevator atau lift   Contoh Soal Seseorang   bemassa m =50 kg berada   di dalam   sebuah   lift yang be...