Langsung ke konten utama

USAHA

 

PETA KONSEP

Peta Konsep

AYOOOOO, kita belajar tentang usaha dan energi semoga kita banyak mendapatkan ilmu dengan belajar usaha dan energi ini dan dapat kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.





Pernahkah kalian bermain tarik tambang seperti video di atas, tentunya pernah, apakah kalian sudah melakukan usaha ketika kalian tetap tidak bergerak padahal kalian sudah melakukan usaha untuk menarik tarik tambang ? Apakah kalian mengeluarkan energi untuk menarik tarik tambang tersebut ? Naaahhh! Untuk mengetahui jawaban di atas mari kita pelajari bersama tentang usaha dan energi.

A. Pengertian Usaha 

Sebuah benda dikatakan melakukan usaha jika ada gaya yang dilakukan pada benda tersebut atau benda tersebut memberikan gaya yang menyebabkan benda tersebut berubah posisinya. Berikut ini gambar untuk menjelaskan usaha yang dilakukan terhadap benda yang arahnya horizontal.


Pengertian Usaha Fisika - Yuk Jago Fisika
Gambar 1.1 Gaya F menarik sebuah balok sehingga menghasilkan perpindahan sebesar s
       Terdapat dua syarat terjadinya suatu usaha yaitu :
1.      Adanya gaya yang bekerja pada suatu benda
2.      Adanya perpindahan yang dialami oleh benda tersebut

Dengan demikian usaha didefinisikan sebagai sejumlah gaya yang bekerja pada suatu benda sehingga menyebabkan benda berpindah sepanjang garis lurus dan searah dengan arah gaya. Usaha (W) dapat dituliskan dalam bentuk matematis, yaitu hasil kali antara gaya (F) dan perpindahan (s).


Yuk Jago Fisika - Rumus Usaha
Keterangan :
W = Usaha (Joule)
F = Gaya (Newton)
s = Jarak (meter)

Bila gaya yang bekerja pada suatu benda tidak searah dengan arah perpindahan benda itu, maka usaha yang dilakukan akan menjadi lebih kecil. Perhatikan gambar di bawah ini :

Rahasia Fisika - Yuk Jago Fisika
Gambar 1.2 Arah perpindahan benda sama dengan arah komponen gaya F pada horizontal

Usaha yang dilakukan pada suatu benda apabila gaya yang bekerja pada benda itu tidak searah dengan arah perpindahannya secara matematis dinyatakan sebagai berikut :

 Keterangan :
W = Usaha (Joule)
F = Gaya (Newton)
simbol
 = Perubahan jarak (meter)

α = Sudut yang terbentuk oleh gaya ( )

Contoh Soal
      
Contoh soal Usaha Fisika
Gambar 1.3 Ilustrasi gambar dari soal

Seseorang menarik sebuah vacuum cleaner dengan gaya 50 N dan gaya tersebut membentuk sudut 300 dengan arah perpindahannya. Perpindahan yang dialami oleh vacuum cleaner itu adalah 8 meter. Berapakah besar usaha yang dilakukan oleh orang itu? (abaikan kehadiran gaya gesekan)

Penyelesaian Soal
Diketahui :


Ditanya :
W ?
Jawab : 
Rumus



Rumus




B. Menghitung Usaha Dari Grafik F-X

Misalkan suatu benda bekerja dengan gaya konstan F sehingga menyebabkan benda berpindah searah gaya F dari posisi awal ke posisi   . Usaha yang dilakukan oleh gaya konstan ini dapat kita hitung dengan persamaan berikut :

Rumus

Jika kita gambarkan grafik gaya F terhadap posisi benda (x), maka kita peroleh grafik seperti gambar di bawah ini : 

Grafik Usaha

    Gambar 1.4 Grafik gaya F terhadap posisi benda x


Grafik F-x pada gambar di atas, menunjukkan gaya konstan yang menyebabkan benda berpindah dari posisi  Rumuske posisi  Rumus . Usaha  Rumussama dengan luas raster di bawah grafik F-x.
Secara singkat, usaha = luas raster di bawah grafik F-x. Grafik di bawah ini merupakan contoh grafik gaya yang berubah-ubah.

Grafik Fisika
Gambar 1.5 Grafik gaya F terhadap posisi x yang berubah-ubah
(Marthen Kanginan, Fisika untuk SMA/MA Kurikulum 2013)

Contoh Soal 

Sebuah balok yang bermassa 10 kg bergerak sepanjang garis lurus pada permukaan mendatar akibat pengaruh gaya yang berubah-ubah terhadap posisi, seperti ditunjukkan pada grafik di bawah ini :

Gambar 1.6 Grafik gaya terhadap x yang berubah-ubah
(Marthen Kanginan, Fisika untuk SMA/MA Kurikulum 2013)

Hitunglah usaha yang dilakukan gaya tersebut untuk memindahkan balok dari titik asal ke titik  8 m?
Penyelesaian Soal
Diketahui :
Rumus Fisika


Ditanya :

W total ?


Jawab :
1. Rumus
    Rumus
2. Rumus
3. Rumus
   Rumus
4. 

    Rumus

C. Usaha Oleh Berbagai Gaya

Dalam kehidupan nyata, hamper tidak pernah kita temukan gaya kasus dimana pada suatu benda hanya bekerja sebuah gaya tunggal. Misalnya, ketika Anda menarik sebuah balok sepanjang lantai, selain gaya tarik Anda, pada balok juga bekerja gaya-gaya lain, seperti gaya gesekan antara balok dan lantai, gaya hambatan angin, dan gaya normal. Bagaimana kita menghitung usaha oleh berbagai gaya ini ?
Usaha termasuk besaran skalar. Besaran skalar dijumlahkan dengan cara aljabar biasa. Oleh karena itu, usaha total oleh berbagai gaya yang bekerja pada suatu benda diperoleh dengan cara menjumlahkan secara aljabar biasa. Misalkan usaha yang dilakukan gaya Fadalah  W1,oleh gaya F2 adalah  W2Fadalah  W3 dan seterusnya, maka usaha total dapat dirumuskan sebagai berikut :

Rumus

Contoh Soal

Sebuah balok yang bermassa 1,5 kg di dorong ke atas sebuah bidang miring kasar oleh gaya konstan 15 N yang bekerja searah dengan bidang miring melawan gaya gesekan 2,7 N seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Balok berpindah sejauh 2,0 m pada bidang miring ( g = 10 m/s2) . Hitunglah usaha tiap-tiap gaya ?


Yuk Jago Fisika
Gambar 1.7 Ilustrasi gambar dai soal


Penyelesaian Soal
Diketahui :
yuk Jago Fisika
 Ditanya :
W oleh setiap gaya ?

Jawab :
Perhatikan segitiga siku-siku pada gambar :

Yuk Jago Fisika





Ada empat buah gaya yang bekerja pada balok yaitu :


1. Gaya berat mg, membentuk sudut    terhadap perpindahan  Yuk jago Fisika
2. Gaya normal N, membentuk sudut 900 terhadap perpindahan Yuk jago Fisika
3. Gaya gesekan f, membentuk sudut 1800 terhadap perpindahan Yuk jago Fisika
4. Gaya dorong P, searah dengan perpindahan Yuk jago Fisika

Usaha oleh setiap gaya dihitung sebagai berikut :

1.  Yuk Jago Fisika
     Yuk Jago Fisika
     Yuk Jago Fisika

2.  Yuk Jago Fisika

3.  Yuk jago Fisika
 yuk jago fisika
     yuk jago fisika

4.  yuk jago fisika
     yuk jago fisika

DAFTAR PUSTAKA


Dwiyantoro, Puji. 2011. Fisika itu Mudah & Menyenangkan.Jakarta : Cerdas Interaktif  
Kanginan, Marthen. 2013. Fisika untuk SMA / MA Kelas XI Kurikulum 2013. Jakarta : Erlangga  
Tipler, P A. 1998. Fisika untuk Sains dan Teknik Jilid I (terjemahan). Jakarta : Erlangga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh soal hukum Kepler & pembahasannya + jawaban

Postingan ini membahas contoh soal hukum Kepler yang disertai pembahasannya atau penyelesaiannya + jawaban. Lalu apa itu hukum Kepler ?. Johanes Kepler (1571 – 1630) telah berhasil menjelaskan secara rinci mengenai gerak planet disekitar matahari. Kepler mengemukakan 3 hukum yang berhubungan dengan peredaran planet terhadap matahari yang disebut dengan hukum 1 Kepler, hukum 2 Kepler dan hukum 3 Kepler. Hukum 1 Kepler menyatakan “ Setiap planet bergerak mengitari matahari dengan lintarasan berbentuk elips, matahari berada pada salah satu titik fokusnya “. Hukum 2 Kepler berbunyi “ Suatu garis khayal yang menghubungkan matahari dengan planet menyapu daerah yang luasnya sama dalam selang waktu yang sama “. Hukum 1 dan 2 Kepler jika digambarkan sebagai berikut. Hukum 1 dan 2 Kepler Dan hukum 3 Kepler menyatakan “ Perbandingan kuadrat periode planet mengitari matahari terhadap pangkat tiga jarak rata-rata planet ke matahari adalah sama untuk semua planet “. Secara matematis hukum 3 Kepler d...

Latihan soal dan pembahasan : vektor

  Vektor, materi ini adalah materi dasar yang sangat penting di fisika. Besaran vektor akan sering ditemui dalam berbagai bab yang lain, latihan soal berserta pembahasannya secara lengkap dan terperinci terkait tentang materi vektor yang bisa digunakan untuk pendalaman materi atau soal-soal ulangan harian. Soal pilihan ganda Soal nomor 1 Gambar di bawah ini merupakan penjumlahan vektor secara segitiga Gambar yang resultan vektornya sama dengan nol adalah .... A. (1) B. (2) C. (3) D. (4) E. (5) Kunci jawaban : “E” pembahasan soal nomor 1 :  Perhatikan tanda panah masing-masing gambar, hanya gambar “E” yang arah panahnya berkelanjutan (pangkal panah disusul kemudian arah panah) hal ini menunjukkan bahwa tidak ada resultan gaya pada gambar tersebut. Resultan gaya biasanya ditunjukkan oleh gambar ketika ada dua arah panah bertemu pada satu titik Soal nomor 2 Sebuah benda bergerak dari titik P ke Q dan berhenti di titik R, gambar yang menunjukkan benda berpindah sejauh 13 satuan ad...

KEGIATAN PEMBELAJARAN 3 PENERAPAN HUKUM NEWTON

  KEGIATAN PEMBELAJARAN 3 PENERAPAN HUKUM NEWTON   A. Tujuan Pembelajaran Setelah kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat: 1.        menggunakan hukum-hukum Newton tentang gerak dalam menyeleasaikan permasalahan gerak benda; dan 2.        menerapkan konsep hukum-hukum Newton tentang gerak dalam kehidupan sehari-hari.   B. Uraian Materi   Pada kegiatan pembelajaran 3 ini, ananda harus memahami konsep hukum-hukum Newton tentang gerak benda dan berbagai jenis gaya yang sudah ananda pelajari pada kegiatan pembelajaran 1 dan 2 sebelumnya. Di kegiatan pembelajaran 3 ini kita mengkolaborasi pemahaman yang sudah ananda dapatkan sebelumnya dalam bentuk berbagai permasalahan/kasus pada benda yang bergerak lurus.   1. Berat benda ketika berada di elevator atau lift   Contoh Soal Seseorang   bemassa m =50 kg berada   di dalam   sebuah   lift yang be...